3 Bacaan Niat Zakat Fitrah Sesuai Sunnah

Diposting pada

Salah satu rukun Islam yang harus ditunaikan yaitu berzakat. Meskipun berzakat merupakan hal wajib dalam agama Islam, namun masih sedikit umat yang mengetahui niat zakat fitrah sesuai sunnah.

Membahas soal niat zakat fitrah sesuai sunnah, pernahkah Anda melakukannya? Zakat fitrah ini harus dilakukan ketika menginjak bulan ramadhan. Pada umumnya umat Islam akan berzakat jika sudah di pertengahan bulan ramadhan. Namun sebenarnya tidak ada waktu tertentu untuk membayarkan zakat, karena semakin cepat akan semakin baik. Dalam bahasa Arab, Fithr artinya berbuka. Jadi zakat fitrah itu merupakan zakat yang harus dikeluarkan ketika di akhir puasa ramadhan. Dalam agama Islam, berzakat fitrah merupakan sebuah kewajiban. Sebelum berzakat, maka ada doa niat yang harus dibacakan. Setelah berniat maka zakat pun dapat langsung diberikan kepada pihak pengurus zakatnya.

3 Bacaan Niat Zakat Fitrah Sesuai Sunnah

3 Contoh Niat Zakat Fitrah Sesuai Sunnah

Niat zakat fitrah sesuai sunnah dibedakan menjadi 3. Zakat dapat ditujukan untuk diri sendiri, ditujukan untuk anak perempuan dan untuk anak laki. Bagi yang belum mengetahui niatnya, berikut penjelasannya:

1. Niat Untuk Diri Sendiri

Selain memberikan zakat fitrah untuk anak Anda, ada kewajiban pula untuk memberikan zakat fitrah kepada diri sendiri. Apabila kali ini Anda belum memiliki anak dan  ingin memberikan zakat untuk diri sendiri, maka niat zakat fitrah sesuai sunnah  yang harus dibacakan seperti berikut ini:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ لِلَّهِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu anukhrija zakaatalfithri ‘an nafsiifardhol lillaahiTa’aalaa

Artinya :

Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah yang ditujukan untuk diriku sendiri, karena Allah Ta’ala

2. Niat Untuk Anak Perempuan

Jika Anda sudah memiliki anak perempuan, maka anak pun wajib untuk dibayarkan zakat fitrah. Jika anak masih kecil, maka ini adalah kewajiban orangtua. Apabila Anda ingin memberikan zakat untuk diri sendiri, maka niat zakat fitrah sesuai sunnah  yang harus Anda bacakan seperti berikut ini:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ لِلَّهِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu anukhrija zakaatalfithri ‘an bintii (nama anak Anda) fardhol lillaahiTa’aalaa

Artinya :

Aku niat untuk mengeluarkan zakat fitrah yang ditujukan kepada anak perempuanku (sebutkan nama anak Anda), karena Allah Ta’ala

3. Niat Untuk Anak Laki-Laki

Jika Anda sudah memiliki anak laki-laki, maka anak pun wajib untuk dibayarkan zakat fitrah. Jika anak masih kecil, maka ini adalah kewajiban orangtua. Apabila Anda ingin memberikan zakat untuk diri sendiri, maka niat zakat fitrah sesuai sunnah agama Islam yang harus Anda bacakan seperti berikut ini:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ لِلَّهِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu anukhrija zakaatalfithri ‘an waladii (sebutkan nama anak Anda) fardhol lillaahi Ta’aalaa

Artinya :

Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah yang ditujukan untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama anak laki-laki Anda), karena Allah Ta’ala

Meskipun  Anda sudah mengetahui bahwa zakat dalam agama Islam itu wajib, namun tahukah Anda siapa yang berhak menerimanya? Sebenarnya ada beberapa golongan yang berhak untuk menerima zakat fitrah. Golongan yang pertama adalah orang fakir. Golongan kedua adalah orang miskin. Golongan ketiga adalah amil zakat. Golongan keempat adalah mualaf. Golongan kelima adalah ArRiqab. Golongan keenam adalah Al Gharimun atau orang yang sedang terlilit oleh hutang. Golongan ketujuh adalah Fi Sabilillah. Golongan kedelapan adalah Ibnu Sabil atau musyafir. Jadi ketika niat zakat fitrah sesuai sunnah sudah diikrarkan, zakat Anda akan diberikan kepada 8 golongan tadi.