Inilah Keragaman di Indonesia, Agama Resmi dan Diakui di Indonesia

Diposting pada

Setiap manusia terlahir dengan hak asasi yang akan dibawanya hingga mati. Salah satu hak asasi yang dimiliki oleh setiap manusia adalah hak untuk memeluk agama yang diyakininya. Kata agama dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sendiri diartikan sebagai sistem yang mengatur kepercayaan atau keyakinan serta peribadatannya kepada Tuhan serta juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia lainnya dan manusia dengan lingkungannya. Di Indonesia yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, agama menjadi hal yang diatur dalam undang-undang. Dengan begitu setiap pemeluk agama yang ada di Indonesia mendapat jaminan hukum. Ada beberapa agama resmi dan diakui di Indonesia dalam undang-undang. Apa sajakah agama-agama tersebut? Berikut penjelasannya.

6 Agama Resmi dan Diakui dalam Undang-Undang di Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, setiap warga negara Indonesia memiliki hak dan kebebasan untuk memeluk agama dan kepercayaan yang diyakininya. Setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk meyakini dan menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang diyakininya tanpa adanya diskriminasi dan paksaan dari pihak atau pemeluk agama lain. Meskipun demikian, adanya agama resmi dan diakui oleh undang-undang tersebut bukannya tanpa masalah. Adanya aturan yang sudah tercantum di dalam Undang-Undang tetap tidak bisa menghindarkan adanya konflik yang terjadi antar umat beragama.

Sebelum adanya reformasi, agama yang diakui di Indonesia hanya ada 5. Namun saat era reformasi. Berdasarkan Kepres yang mencabut salah satu larangan atas kepercayaan Tionghoa, akhirnya agama yang diakui secara resmi pun bertambah menjadi 6. Dalam salah satu situs menyebutkan bahwa ada total 6 agama yang resmi dan diakui di Indonesia. Diantara 6 jenis agama resmi dan diakui di Indonesia tersebut, agama Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk sebagian besar masyarakat Indonesia yaitu sebesar 87,18% diikuti dengan agama Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu. Data ini diperoleh berdasarkan survey yang dilakukan pada tahun 2010 lalu.

Profil 6 Agama Resmi dan Diakui di Indonesia

Untuk mengenal agama yang resmi dan diakui di Indonesia, berikut adalah profil ke 6 agama yang resmi di Indonesia tersebut lengkap beserta jumlah pengikutnya.

1. Agama Islam

Agama resmi dan diakui di Indonesia yang pertama adalah agama Islam. Agama Islam adalah agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia dengan presentase sebesar 87,18% atau setara dengan 207.176.162 jiwa penduduk Indonesia. Agama yang diperkirakan bermula kurang lebih sejak 1400 tahun yang lalu ini memiliki beberapa hari raya keagamaan yang secara rutin dirayakan oleh masyarakat muslim di Indonesia. Hari besar itu antara lain adalah Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Isra’ Mi’raj, Tahun Baru Hijriyah dan beberapa hari besar lainnya.

2. Agama Kristen Protestan

Daftar kedua dari agama resmi dan diakui di Indonesia adalah agama kristen Protestan. Pemeluk agama yang memiliki kitab suci Al-Kitab ini juga cukup besar di Indonesia, yakni sekitar 6,96% atau setara dengan 16.528.513 jiwa penduduk Indonesia. Sama seperti agama Islam, agama yang melaksanakan ibadahnya di Gereja ini juga memiliki hari-hari besar yang dirayakan secara rutin. Hari-hari besar itu adalah hari natal, paskah, hari kenaikan Isa Al Masih dan Jumat Agung. Semua hari besar itu dirayakan secara rutin oleh para pemeluknya.

3. Katolik

Di daftar ketiga agama resmi dan diakui di Indonesia adalah agama Katolik. Keyakinan atau agama ini memiliki karakteristik yang sama dengan agama kristen protestan, mulai dari tempat ibadah, kitab suci yang menjadi pedoman hidup untuk umatnya hingga hari-hari besar keagamaannya. Untuk jumlah pemeluk agama Katolik ini di Indonesia adalah sebesar 2,91% atau sebesar 6.907.873 jiwa.

4. Hindu

Di posisi ke empat agama resmi dan diakui di Indonesia dengan jumlah penganut sebesar 4.012.116 jiwa atau sekitar 1,69% dari total jumlah penduduk Indonesia adalah agama Hindu. Agama ini adalah agama yang sudah ada sejak jaman kerajaan di Indonesia. Salah satu daerah di Indonesia dengan pemeluk agama Hindu mayoritas adalah Bali. Bisa dilihat dari banyaknya tempat ibadah bagi kaum pemeluk agama Hindu yang disebut dengan pura ini di kawasan Bali. Para pemeluk agama Hindu merayakan Hari Nyepi, Hari Pagerwesi dan Hari Saraswati sebagai hari besar yang secara rutin setiap tahunnya.

5. Buddha

Selanjutnya juga merupakan salah satu keyakinan atau agama yang sudah lama dianut masyarakat Indonesia dan juga menjadi agama resmi dan diakui di negeri ini. Pemeluk agama ini berkisar pada angka 1.703.254 jiwa atau 0,72% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Kitab suci yang menjadi panduan bagi pemeluk agama Buddha bernama Tripitaka. Para pemeluk agama Buddha menjalankan ibadahnya di tempat suci yang dikenal dengan Vihara. Untuk hari besar keagamaan yang dirayakan oleh para pemeluk agama Buddha adalah Hari raya Waisak, Hari Kathina dan Hari Asadha.

6. Agama Konghucu

Agama terakhir yang termasuk dalam agama resmi dan diakui secara sah menurut Undang-undang di Indonesia adalah agama Konghucu. Agama Konghucu pada awalnya adalah kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Namun saat era reformasi, kepercayaan ini pun disahkan menjadi agama yang resmi dan diakui di Indonesia. Jumlah pemeluk agama Konghucu di Indonesia pun terus bertambah hingga saat ini mencapai 117.091 jiwa atau sebesar 0.05% dari total jumlah penduduk di Indonesia. untuk hari besar yang dirayakan ada hari Raya Imlek dan Cap Go Meh.

Sebagai negara yang terkenal karena kemajemukannya, Indonesia tidak hanya memiliki beragam bangsa dan suku saja, namun juga agama. Berdasarkan penjelasan tentang agama resmi dan diakui di Indonesia tersebut, dapat disimpulkan jika agama yang mayoritas dianut oleh penduduk Indonesia adalah agama Islam. Namun meskipun demikian, setiap penganut agama bisa saling bertoleransi dan hidup dalam damai tanpa pertikaian.