Bacaan Doa Malam Nisfu Sya’ban Sesuai Sunnah Nabi SAW

Diposting pada

Artikel ini akan membahas seputar doa malam Nisfu Sya’ban sesuai sunnah Nabi Muhammad saw dan amalan-amalan utamanya.

Sya’ban berarti bulan penuh kebaikan dan keberkahan.  Pada malam itu Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya, sehingga sangat dianjurkan kepada seluruh ummat muslim untuk memperbanyak ibadah dan berdoa pada malam harinya.

Bacaan Doa Malam Nisfu Sya’ban Sesuai Sunnah Nabi SAW

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Menurut Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki, beliau menegaskan bahwa malam bulan nisfu Sya’ban memiliki berbagai keutamaan dibanding bulan-bulan lainnya. Beliau mengatakan bahwa ada beberapa keutamaan bulan sya’ban ini, antara lain:

  • Allah mengampuni dosa orang-orang yang meminta ampunan pada malam Nisfu Sya’ban
  • Allah mengasihi orang-orang yang minta dikasihi oleh Allah
  • Allah juga melapangkan hati orang yang tengah kesusahan serta terlepas dari berbagai problematika dunia, serta
  • Allah mengabulkan doa orang-orang yang meminta pada malam Nisfu Sya’ban.

Demikian besar keutamaan yang dapat diraih di bulan Sya’ban maka seyogyanya kita sebagai seorang muslim harus memperbanyak ibadah sunnah dengan cara berpuasa di siang harinya, dan banyak-banyak berdoa dengan doa malam nisfu Sya’ban sesuai sunnah. Jangan lupa untuk senantiasa memohon ampunan kepada Allah swt, karena Allah maha mengabulkan doa-doa hambanya serta mengampuni dosa-dosa hambanya.

Doa Malam Nisfu Sya’ban

Adapaun lafal doa malam Nisfu Sya’ban sesuai sunnah dan anjuran Rasulullah Muhammad saw adalah sebagai berikut:

Allaahumma yaa dzal manni walaa yamunnu alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli wal in aam, laa ilaaha illaa anta, dhahral laajiin, wa jaarol mustajiiriin, wa amaanul khaa ifiin. allaahumma in kunta katabtanii ‘indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarran alayya fir rizqi, famhullaahumma bifadllika syaqaawatii wa hirmaanii wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii ‘indaka fii ummil kitaabi sa’iidan marzuuqan muwaffaqallil khairaat. fa innaka qulta wa qaulukal haqqu fii kitaabikal munazzali ‘alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa ‘indahuu ummul kitaab. ilaahii bittajallil aadhami fii lailatin nishfi min syahri sya’baanal mukarramil latii yufraqu fiihaa kullu amrin hakiim wa yubram, ishrif annii minal balaa i maa a’lamu wa maa laa a’lamu wa anta ‘allaamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimiin”.

Artinya:

Ya Allah, Dzat Pemilik anugrah, bukan penerima anugrah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan.

Tiada Tuhan selain Engkau: Engkaulah penolong para pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan.

Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisiMu di dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rezeki, maka hapuskanlah, wahai Allah, dengan anugrahMu, dari Ummul Kitab akan celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisimu, dalam Ummul Kitab, sebagai orang yang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan.

Sungguh Engkau telah berfirman dan firman-Mu pasti benar, di dalam Kitab Suci-Mu yang telah Engkau turunkan dengan lisan nabi-Mu yang terutus: “Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendakiNya dan di sisi Allah terdapat Ummul Kitab. Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan Sya’ban nan mulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang kuketahui maupun yang tidak kuketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi RahmatMu wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Amin.

Demikianlah lafal doa malam Nisfu Sya’ban sesuai sunnah dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Setelah mengetahui keistimewaan dan keutamaan malam Nisfu Sya’ban, semoga dapat menambah motivasi kita dalam menjalankan ibadah sunnah pada malam dan siang hari bulan Sya’ban. Amin.