Cara Mengatasi Error Flashing Xiaomi dengan Mode Test Point

Diposting pada

Cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point belum banyak diketahui. Bagi yang ingin tahu, berikut penjelasan lengkapnya.

Cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point banyak dicari oleh orang-orang yang menggunakan smartphone produksi Tiongkok ini. Memang ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari proses flashing, terutama di smartphone Xiaomi, salah satunya adalah bisa mengganti versi ROM yang terdapat di dalamnya.

Flashing merupakan hal yang beresiko karena jika dilakukan dengan sembarangan, maka semua data tidak hanya hilang, tapi juga menyebabkan smartphone tidak bisa menyala kembali. Pada kebanyakan kasus, gagal flashing menyebabkan ponsel stuck atau berhenti pada logo saja dan tidak bisa digunakan.

Salah satu solusi dari smartphone Xiaomi yang gagal flashing adalah dengan menggunakan mode Test point. Apakah itu dan bagaimana langkah dan cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point? Berikut ini penjelasannya.

Cara Mengatasi Error Flashing Xiaomi dengan Mode Test Point

Penyebab Gagal Flashing di Ponsel Xiaomi

Sebelum masuk ke penjelasan cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point, simak dulu beberapa alasan yang menyebabkan gagalnya flashing di ponsel Xiaomi. Berikut ini adalah dua faktor utamanya.

1. File Corrupt

Salah satu penyebab terbesar dari gagalnya flashing adalah file yang corrupt. Mungkin saja installan file memang sudah rusak dari sumbernya. Selain itu, bisa saja proses esktraksi file dari format .zip ke format lainnya tidak sempurna sehingga file mengalami corrupt.

2. Belum UBL (Unlock Bootloader)

Banyak orang yang harus mencari cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point karena gagalnya proses flashing yang bersumber dari UBL. Unlock Bootloader adalah proses membuka kunci pada sistem HP.

Tanpa UBL tidak mungkin smartphone Xiaomi bisa di-flash. Inilah mengapa kamu harus cek dulu apakah perangkat Xiaomi yang akan kamu flash sudah UBL. Jika belum, segera lakukan proses UBL terlebih dahulu.

Apa Itu Test point?

Untuk bisa mengetahui dengan pasti cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point, tentu saja kamu harus terlebih dahulu paham tentang apa itu Test point. Pada dasarnya Test point adalah proses di mana IC CPU ponsel akan dihubungkan ke PC atau laptop.

Setelah itu, IC CPU tersebut akan diperintah untuk mematikan semua sistem (mati total) di HP sehingga proses flashing bisa berjalan dengan lebih lancar. Resiko eror pada saat menggunakan Test point relatif lebih rendah karena semua sistem benar-benar mati total di sini.

Cara Menggunakan Test Point pada HP Xiaomi

Karena definisi Test point sudah diketahui, sekarang saatnya membaca cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point. Meski kamu tidak ahli dalam masalah IT dan ponsel, semua langkah-langkah di bawah ini mudah dilakukan. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

  1. Pertama, download dulu aplikasi “Go Test Poin Tool for Xiaomi” kemudian instal aplikasi tersebut ke PC.
  2. Kedua, ubah ponsel ke Mode Fastboot (tekan kombinasi tombol volume up dan tombol power selama 15 detik dan pilih “Fastboot”) kemudian sambungkan ponsel ke PC.
  3. Ketiga, cari file fastboot.bat pada ponsel.
  4. Keempat, tunggu hingga ponsel masuk ke mode Test point.
  5. Kelima, lanjutkan proses flashing smartphone Xiaomi milikmu dengan menggunakan PC atau laptop. Ikuti semua langkah yang tertera dan tunggu hingga proses flashing selesai.

Kelima langkah mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point diatas sangat mudah bukan?

Plus Minus Flashing Melalui Test Point

Sebelum melakukan semua cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point, ada baiknya kamu mencari tahu apa sisi plus dan minus dari melakukan proses membereskan masalah eror di HP Xiaomi lewat Test point. Berikut penjelasan singkatnya.

1. Plus: Bisa Menambahkan Recovery System

Ketika smartphone Xiaomi mengalami trouble atau eror, ada resiko data hilang atau aplikasi yang tiba-tiba hilang begitu saja. Untuk mengatasi masalah ini, fitur recovery sangat dibutuhkan. Sayangnya, pada beberapa seri Xiaomi terbaru, fitur recovery malah tidak ada.

Untuk bisa menambahkan fitur ini dalam sistem, gadget harus terlebih dahulu di-flash. Berarti, flashing lewat Test point atau lewat jalur lainnya harus dilakukan agar fitur recovery bisa dibawa lagi ke smartphone.

2. Minus: Garansi Bisa Hangus

Jika kamu masih mengutamakan garansi HP, baik dari distributor, toko, atau garansi resmi, lebih baik semua cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point tadi tidak dilakukan. Garansi, apalagi yang resmi, biasanya akan langsung hangus jika di ponsel ada indikasi flashing, atau bahkan UBL.

Jika tidak ingin mengambil resiko hangusnya garansi, maka sebaiknya ponsel tidak di-flash atau di-UBL. Namun, jika garansi sudah dirasa tak penting dan jika terjadi eror kamu masih memilih untuk memperbaiki HP di tempat servis non resmi, maka semua hal terkait flashing dengan Test point tadi bisa dilakukan.

Sekarang semua hal tentang cara mengatasi error flashing Xiaomi dengan mode test point dan informasi terkait lainnya sudah ditulis dan dapat dibaca. Dengan petunjuk di atas, tentu sekarang kamu tak perlu bingung lagi ketika HP mengalami kendala saat di-flash.