Cara Menghitung Bunga Deposito Mandiri yang Tepat

Inilah Cara Menghitung Bunga Deposito Mandiri yang Tepat

Diposting pada

Manajemen keuangan tentu menjadi hal yang sangat penting untuk bisa hadapi kehidupan ke depan. Dengan penataan keuangan yang maksimal, tentunya segalanya akan lebih mudah. Salah satu cara dalam manajemen keuangan adalah dengan mendepositokan uang Anda. Ini berlaku untuk Anda yang memiliki uang dengan jumlah lumayan tapi bingung cara pemanfaatannya. Jika Anda mendepositokan uang, maka akan lumayan sekali ketika nantinya mendapatkan bunga deposito Mandiri atau bank lainnya sesuai bank tempat Anda mendepositokannya.

Di Indonesia, bank sudah merajalela. Meski demikian, ternyata produk perbankan yang terlaris semata hanya tabungan saja. Produk investasi dari bank cenderung masih kurang diminati oleh masyarakat luas lantaran kurangnya pengetahuan. Hal ini pun menjadikan masyarakat lebih memilih untuk menginvestasikan uangnya di bank pasif. Bank pasif yang dimaksud misalnya tanah dan emas. Padahal jika ditilik lebih dalam, deposito juga sangat menguntungkan mengingat bunga deposito Mandiri juga lumayan besar.

Bank Mandiri sendiri menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia yang memiliki produk deposito. Sudah ada jutaan nasabah Bank Mandiri yang merasakan betapa bermanfaatnya produk yang satu ini karena bisa jadi investasi yang menguntungkan baik jangka pendek hingga jangka panjang. Hal ini lantaran jumlah bunga deposito Mandiri yang didapatkan juga lumayan. Agar lebih memahaminya, maka ada baiknya jika terlebih dulu mengenal apa itu deposito.

Jika dilihat dari pengertiannya, deposito ialah produk simpanan dari bank yang penyetoran dan juga penarikannya hanya dapat dilakukan di waktu tertentu saja. Jika dana yang sudah disetor dan disimpan itu kemudian diambil sebelum masanya, maka nasabah akan bisa mendapatkan penalti. Namun, ada sisi menarik dari deposito ini dimana makin lama Anda simpan dana maka makin besar juga bunga deposito Mandiri atau dari bank lain yang didapatkan.

Cara Menghitung Bunga Deposito Mandiri yang Tepat

Setiap bank memiliki kebijakan tersendiri dalam hal penetapan bunga untuk produk depositonya. Dalam hal ini, bunga deposito Mandiri bisa berbeda dengan bunga deposito dari bank BRI. Bunga deposito BRI pun mungkin berbeda juga dengan BNI atau bank lainnya. Untuk bisa memudahkan Anda dalam memahaminya, maka berikut ini simulasi cara hitung bunga deposito Mandiri yang bisa Anda perkirakan:

 

Rudi dan Rida merupakan saudara kembar dimana mereka sama-sama mempunyai dana yang lebih dan sama-sama ingin simpan kelebihan dana di rekening deposito. Rudi mempunyai kelebihan dana Rp 5.000.000 sedangkan kelebihan dana dari Rida adalah Rp 10.000.000. Keduanya ingin menyimpan dananya di deposito Bank Mandiri dengan tenor 3 bulan. Bunga deposito Mandiri yang berlaku misalnya adalah 7,5% dalam jangka waktu 3 bulan tersebut.

 

Perhitungan bunga deposito untuk mereka bisa dilakukan dengan rumus:

 

Bunga deposito jika simpanan deposito kurang dari Rp 7.500.000 (dengan masa tenor bulan)

Bunga deposito = nominal uang simpanan x bunga tiap tahun x masa tenor : 12

 

Bunga deposito jika simpanan deposito lebih dari Rp 7.500.000 (dengan masa tenor bulan)

Bunga deposito = nominal uang simpanan x bunga tiap tahun x 80% x masa tenor : 12

 

Tambahan catatan: untuk angka 80% yang terdapat di rumus tersebut adalah persentase keuntungan yang telah dikurangi persentase pajak 20%. Misalnya saja jika dalam kasus ini ada bunga deposito tenor 12 bulan yakni 7,5%, maka untuk bunga deposito dengan jumlah simpanan melebihi Rp 7.500.000 harus dikurangi 20% dari angka 7,5% itu yakni 1,5%. Dengan demikian maka bunga riil yang didapat nantinya di tenor 12 bulan pada jumlah simpanan lebih dari Rp 7.500.000 yakni 6%.

 

Setelah mengetahui rumus perhitungan untuk depositonya, maka berikut ini perhitungan bunga deposito dari Rudi:

Bunga deposito tiap bulan = Rp 5.000.000 x 7,5% x 3 : 12 = Rp 93.750,-

 

Sedangkan perhitungan bunga deposito dari Rida, yaitu:

Bunga deposito tiap bulan = Rp 10.000.000 x 6% x 3 : 12 = Rp 150.000,-

 

Dengan perhitungan simulasi bunga deposito Mandiri dari Rudi dan Rida tersebut, maka pendapatan bunga yang ada didapat keduanya sudah jelas. Rudi akan mendapat Rp 93.750,- per bulannya selama 3 bulan. Sedangkan untuk Rida akan mendapatkan keuntungan Rp 150.000 per bulannya selama 3 bulan.

Ada juga perhitungan bunga deposito Mandiri dengan cara perhitungan harian. Rumusnya pun mirip yakni hanya diganti dengan harian saja. Berikut ini rumus perhitungan bunga deposito dalam waktu harian:

 

Bunga deposito jika simpanan deposito kurang dari Rp 7.500.000 (dengan masa tenor hari)

Bunga deposito = nominal uang simpanan x bunga tiap tahun x jumlah hari : 365

 

Bunga deposito jika simpanan deposito lebih dari Rp 7.500.000 (dengan masa tenor hari)

Bunga deposito = nominal uang simpanan x bunga tiap tahun x 80% x jumlah hari : 365

 

Untuk bisa lebih memudahkan dalam pengaplikasiannya, maka ambil contoh dari kasus Rudi dan Rida dalam perhitungan bunga deposito Mandiri. Berikut ini perhitungannya:

 

Perhitungan bunga deposito dari Rudi:

Bunga deposito tiap bulan = Rp 5.000.000 x 7,5% x 90 : 365 = Rp 92.465,75

 

Sedangkan perhitungan bunga deposito dari Rida, yaitu:

Bunga deposito tiap bulan = Rp 10.000.000 x 6% x 90 : 365 = Rp 147.945,21

 

Ternyata cara menghitung bunga deposito Mandiri atau bank lain cukup mudah bukan? Kini tidak usah ragu lagi jika Anda ingin mendepositokan uang Anda karena keuntungannya pasti.