Doa Pemulihan Pasca Konflik dengan Anak dalam Agama Kristen

Diposting pada

Inilah cara memulihkan diri pasca konflik dengan anak-anak, selain menjalankan doa pemulihan pasca konflik dengan anak dalam Kristen. Bagaimana cara mengatasinya?

Anak-anak adalah tanggung jawab orang tua hingga dewasa, bahkan seumur hidup kita. Selama menjalankan kehidupan bersama, tentunya kita akan mengalami gesekan bersama. Baik masalah besar maupun kecil, tetap akan menjadi pelajaran dalam hidup. Namun konflik yang terjadi terlalu lama, akan tidak baik bagi kelangsungan hubungan. Karenanya doa pemulihan pasca konflik dengan anak dalam Kristen dapat menjadi solusi. Setelahnya, harus dilakukan beberapa langkah lainnya. Langkah apakah itu?

Doa Pemulihan Pasca Konflik dengan Anak dalam Agama Kristen

Doa Pemulihan Pasca Konflik dengan Anak

Tuhan Yesus, Anak Domba Allah,
aku mengucap syukur kepada-Mu
atas kasih dan perlindungan-Mu
saat aku mengalami konflik … (sebutkan konflik Anda)
dengan anak.

Tuhan Yesus, setelah merawat anak kami bertahun-tahun
dengan cinta dan kasih sayang,
kini ia mulai melawan.
Terjadinya konflik ini
seringkali memicu hubungan dengan anak
menjadi kurang baik.

Tuhan Yesus,
aku mohon kuasa-Mu untuk mengampuni,
memaafkan anak kami
karena sudah berani melawan kedua orang
tuanya.
Sadarkanlah ia
agar menghormati dan menghargai kedua
orangtuanya, seperti Kanak-kanak Yesus,
hormat dan taat kepada Yusuf dan Maria.

Ya Yesus,
sesuai kehendak-Mu,
aku yakin dan percaya
bahwa konflik dengan anak ini sifatnya
sementara.
Anugerahkanlah kepadanya roh kesabaran,
pengetahuan hormat, dan taat kepada
kedua orangtuanya.

Ya Yesus,
dengan kehendak dan kuasa Roh Kudus-Mu
aku percaya Engkau akan memulihkan
rumah tangga kami,
menjadi seperti Keluarga Kudus Nazaret
saling menghormati
antara anak dan orang tua.
Aku mohon bimbinglah ia
agar mempunyai sopan santun
kepada orang tua.

Ya Yesus,
anugerahkanlah rahmat dan belas kasih-Mu
bagi setiap keluarga
dan penuhilah harapan mereka
dengan cinta kasih sejati,
sekarang dan selamalamanya.
Amin.

Bapa Kami.
Salam Maria 3x
Kemuliaan.

Cara Memulihkan Batin Pasca Konflik dengan Anak

Berkonflik dengan anak adalah masalah yang lumrah. Namun jika masalah ini terjadi dalam waktu lama, sebaiknya segera akhiri dengan doa dan permohonan maaf. Lantas, adakah hal yang dapat dilakukan?

1. Berpikir Positif

Masalah yang terjadi antara anak dan orang tua kebanyakan adalah masalah penjagaan yang berlebihan. Namun saat orang tua melakukan itu, seharunya sebagai anak kita berpikiran positif. Bahwa apa yang dilarang oleh orang tua merupakan hal yang baik. Begitu pula para orang tua harus berpikiran positif atas apa yang dilakukan oleh anak-anaknya.

2. Mencoba Mengalah

Tidak ada salahnya anda mengalah saat bermasalah dengan anak. Mengalah bukan berarti kalah, namun untuk menghentikan konflik yang berkepanjangan. Dari sini cobalah untuk melakukan pencarian solusi dan melakukan doa pemulihan pasca konflik dengan anak dalam Kristen. Sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman saat membahas sebuah masalah.

3. Doa pemulihan pasca konflik dengan anak dalam Kristen dan Jangan Egois

Selanjutnya jangan pernah memikirkan diri anda sendiri atau egois. Cobalah untuk selalu berpikir positif dan bicarakan tanpa adanya emosi. Perhatikan mengapa anak atau orang tua melakukan hal tersebut. Cara ini akan membantu agar tidak ada kesalahan dalam pengambilan keputusan dan tidak terlalu memaksakan kehendak diri sendiri.

Walaupun memiliki banyak cara sebagai pemulihan batin, sebagai orang percaya anda harus melakukan doa pemulihan pasca konflik dengan anak dalam Kristen. Sehingga setiap keputusan adalah keputusan dari Tuhan. Bukan karena kehebatan dan kemampuan diri sendiri, melainkan karena turut campur tangan Tuhan didalamnya.