Lafal Niat Puasa Nisfu Sya’ban Sesuai Sunnah Rasul

Diposting pada

Puasa pada Nisfu Sya’ban sangatlah dianjurkan untuk dilakukan. Maka, Niat puasa nisfu Sya’ban sesuai sunnah merupakan hal penting yang patut kita ketahui bersama.

Alloh mengistimewakan beberapa bulan yang terdapat dalam kalender penanggalan hijriyah, salah satunya adalah bulan Sya’ban. Dalam bulan tersebut sangat dianjurkan untuk melaksanakan amalan-amalan sunnah, seperti melaksanakan ibadah puasa. Puasa pada pertengahan bulan sya’ban atau puasa Nisfu Sya’ban merupakan salah satu yang paling banyak dianjurkan para Nabi, sahabat, bahkan para ulama.

Lafal Niat Puasa Nisfu Sya’ban Sesuai Sunnah Rasul

Niat puasa Nisfu Sya’ban

Melaksanakan puasa ini yaitu pada siang hari bulan sya’ban tanggal 15 atau tepat pada pertengahan sya’ban. Adapaun niat puasa Nisfu Sya’ban sesuai sunnah adalah sebagai berikut:

Nawaitu Shouma Ghodin ‘An ‘adaa’i Sunnata Sya’baana Lillahi Ta’ala”.

Artinya:

Aku niat berpuasa sunnah sya’ban esok hari karena Alloh Ta’ala.

Jika anda lupa untuk mengucapkan niat tersebut pada malam hari, anda dapat tetap berpuasa pada keesokan harinya dengan melafalkan niat sebagai berikut:

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Sya‘bana lillahi ta‘ala

Artinya:

Aku niat berpuasa sunnah Sya’ban hari ini karena Alloh Ta’ala.

Hikmah Puasa bulan Sya’ban

Setelah mengetahui lafal niat puasa Nisfu Sya’ban sesuai sunnah rasul, berkut ini adalah hikmah yang dari menjalankan puasa Sya’ban, yaitu:

1. Bulan Tempat Manusia Lalai

Sya’ban dianggap sebagai bulan dimana banyak orang lalai karena sudah terhanyut dengan keistimewaan bulan Rajab serta menanti bulan berikutnya, yaitu Ramadhan. Maka puasa pada bulan ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw agar kita senantiasa ingat kepada Alloh dan terhindar dari perbuatan lalai.

2. Sesuai Dengan Anjuran Nabi SAW

Setiap bulan, Rasulullah melaksanakan puasa sebanyak tiga hari. Namun terkadang beliau tidak melakukannya dan mengqodho’ nya pada bulan sya’ban. Sehingga genaplah puasa sunnah beliau sebelum memasuki bulan Ramadhan.

3. Sebagai Sarana Latihan Sebelum Memasuki Bulan Ramadhan

Puasa pada bulan sya’ban juga dapat dijadikan sarana latihan bagi diri kita sebelum memasuki bulan Ramadhan, sehingga jiwa dan raga kita lebih siap menjalankan kewajiban puasa selama satu bulan penuh.

Selain 3 hikmah tersebut, Alloh memberitahukan kepada kita melalui hadits qudsi mengenai keutamaan puasa pada bulan sya’ban, yang tercatat dalam Faedah dari Fathul Qowil Matin, Syaikh abdul Muhsin bin Ham Al Abad, dalam terjemahan.

Artinya:

“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Bukhari no. 2506). Hmabyang senantiasa melakukan amalan sunnah (mustahab) akan mendapatkan kecintaan Allah, lalu Allah akan memberi petunjuk pada pendengaran, penglihatan, tangan dan kakinya. Allah juga akan memberikan orang seperti ini keutamaan dengan mustajabnya (terkabulnya) do’a”

Demikianlah sekilas mengenai lafal niat puasa Nisfu Sya’ban sesuai Sunnah dan ajaran Rasulullah saw beserta hikmah dan keutamaannya. Semoga kita tergolong ke dalam orang-orang yang senantiasa diberikan kemurahan dan kemudahan dalam menjalankan setiap ajaran Nabi Muhammad SAW. Wallohu A’lam.