Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan yang Sederhana

Diposting pada

Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan – Bau badan seringkali disebabkan oleh keringat. Setiap orang selalu mengeluarkan keringat. Namun jumlahnya sangat bervariasi, ada yang sedikit ada yang banyak. Keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat yaitu kelenjar apokrin yang menghasilkan cairan yang kental dan keruh; dan kelenjar ekrin yang menghasilkan cairan encer serta jernih yang merupakan unsur paling banyak dalam keringat. Keringat yang dikeluarkan dari kelenjar apokrin inilah yang sering menimbulkan bau yang tidak sedap, terutama apabila keringat bercampur dengan bakteri.

Keringat sebenarnya bagian dari mekanisme pengaturan suhu tubuh agar tetap stabil, yaitu sebagai reaksi untuk menyejukkan diri. Ketika suhu tubuh meningkat akibat cuaca panas ataukegiatan fisik, kedua kelenjar tersebut (apokrin dan ekrin) akan terstimulasi untuk menghasilkan keringat dan keluar melalui permukaan kulit. Kemudian keringat mengalami penguapan sehingga panas tubuh bisa berkurang.

Penyebab Lain Bau Badan

  1. Kurang terjaganya kebersihan badan dan pemakaian pakaian yang lembap (banyak keringat namun tidak ganti)
  2. Mengindap penyakit tertentu (ginjal dan hati, infeksi jamur, gula darah rendah, diabetes, sakit gigi)
  3. Mengonsumsi alkohol dan rokok yang terlalu banyak
  4. Kurang asupan vitamin dan mineral
  5. Melakukan aktivitas fisik yang berat sehingga keringat banyak keluar
  6. Mengonsumsi makanan yang mengeluarkan bau (bawang, pete, jengkol, dan lain-lain)

Cara Mencegah Bau Badan

Beberapa langkah dibawah ini bisa mengurangi bau badan yang tidak sedap:

  1. Selalu menjaga kebersihan badan dengan mandi minimal 2 kali sehari
  2. Ketika mandi bersihkan semua anggota badan, termasuk lipatan-lipatan yang sering mengundang “bau”, seperti ketiak, lipatan paha, lipatan jari jemari, lipatan leher serta area di belakang telinga. Jangan lupa gunakan sabun anti bakteri.
  3. Sebaiknya mencukur bulu ketiak sehingga ketika berkeringat tidak bertambah lembap sehingga dijadikan sarang bakteri
  4. Mengganti pakaian yang telah basah oleh keringat dan menggantinya dengan yang bersih.
  5. Kelola emosi, sehingga manakala merasakan emosi yang negatif, tubuh tidak memproduksi keringat dalam jumlah yang terlalu berlebihan.
  6. Kurangi makanan yang memicu bau badan tak sedap, misalnya terlalu banyak mengonsumsi bawang. Kurangi makanan yang mengandung lemak dan protein yang tinggi yang dapat memicu timbulnya keringat yang banyak dan berbau.
  7. Perbanyak makanan yang tinggi serat dan penuhi kebutuhan akan cairan (8-12 gelas/hari)