Tips Membuat Curriculum Vitae (CV)

Tips Membuat Curriculum Vitae (CV) Beserta Kelengkapan Berkas Lamaran Kerja

Diposting pada

Usai lulus pendidikan, tentunya Anda langsung berpikir untuk bisa segera bekerja. Jika demikian, maka Anda harus mempersiapkan berbagai dokumen terkait lamaran kerja tersebut. Salah satu kelengkapan yang pasti harus ada di dalam dokumen lamaran adalah curriculum vitae. kelengkapan dokumen berupa daftar riwayat hidup sangat penting sebagai pertimbangan untuk perusahaan dalam proses seleksi nantinya. Tentunya jika Anda ingin melamar kerja maka akan langsung berhubungan dengan HRD. Dengan adanya daftar riwayat hidup, maka pihak penyeleksi pun akan lebih mudah dalam mengetahui profil Anda.

Bukan hanya curriculum vitae saja yang Anda butuhkan untuk melamar kerja. Daftar riwayat hidup hanya satu dari sekian banyak dokumen lain yang perlu Anda persiapkan. Dokumen lamaran kerja lain yang dibutuhkan mulai dari surat lamaran kerja dengan tulisan tangan atau ketikan. Usahakan untuk surat lamaran itu sudah disertai dengan materai Rp 6.000 serta ditandatangani pelamar. Selain surat lamaran, jangan lupa juga lampirkan SKCK, fotokopi ijazah terakhir dan daftar nilai, hingga surat kesehatan dari dokter.

Perlu diketahui jika curriculum vitae dan semua dokumen lamaran tersebut bisa langsung disampaikan ke perusahaan yang akan Anda lamar. Selain itu Anda juga bisa menggunakan opsi untuk mengirimkannya lewat kurir. Jangan sampai mengabaikan kelengkapan berkas lamaran karena semua itu bisa jadi pertimbangan untuk diterima atau tidaknya Anda di perusahaan tersebut. Jika ternyata pihak HRD menemukan bahwa kelengkapan dokumennya tidak lengkap, maka lamaran Anda akan langsung disisihkan bahkan tanpa dibaca.

Tips Membuat Curriculum Vitae Beserta Daftar Berkas Lamaran Kerja yang Dibutuhkan

Mendapatkan informasi terkait lowongan kerja saat ini sudah begitu mudahnya semenjak teknologi berkembang. Dengan kemudahan mendapatkan informasi lowongan, maka kian banyak juga saingan Anda di luar sana. Untuk itu Anda harus mempersiapkan curriculum vitae dengan baik sehingga terkesan berbeda dari pelamar lainnya. Berikut ini beberapa hal penting yang wajib Anda perhatikan dalam membuat curriculum vitae terbaru:

1. Masukkan ketrampilan sesuai deskripsi pekerjaan

Membuat curriculum vitae saat ini sudah sangat mudah. Meski demikian jangan sampai sepelekan dalam pembuatan isinya. Untuk bisa menjadikan daftar riwayat hidup Anda lebih menarik, maka ada baiknya untuk bisa menyesuaikan ketrampilan Anda dengan lowongan yang akan Anda lamar tersebut. Pastikan untuk cantumkan ketrampilan utama sesuai deskripsi job yang dibutuhkan perusahaan penyedia lowongan. Jika semua sudah sesuai, Anda pun bisa menambahkan beberapa ketrampilan lainnya sebagai tambahan. Dengan demikian HRD akan lebih tertarik untuk merekrut Anda.

2. Hindari curriculum vitae terlalu banyak

Sebagian besar pelamar kerja kerapkali mencantumkan banyak sekali kalimat di curriculum vitae. sebetulnya ini tidak bisa dibilang salah juga, tapi ada baiknya jika melampirkan secukupnya saja sesuai dengan deskripsi job yang dibutuhkan perusahaan. Anda bisa menulis poin pentingnya saja. HRD tentu akan bosan jika daftar riwayat hidup Anda terlalu panjang. Usahakan buat informasi ringkas tapi tetap jelas.

3. Tahu batasan pentingnya

Pengalaman pendidikan tentu adalah pertimbangan yang penting. Meski demikian, jika Anda sudah lulus perguruan tinggi, maka Anda tidak perlu menjelaskan dengan detil dimana Anda bersekolah SD, SMP dan SMA. Cukup tulis singkat saja dan perjelas terkait pendidikan terakhir. Selain itu dalam hal pengalaman kerja juga demikian. Jika Anda cukup memiliki pengalaman kerja yang lumayan banyak, maka cantumkan yang memang benar-benar Anda sudah profesional saja. Tidak perlulah mencantumkan penjelasan dimana Anda magang atau kerjaan sambilan.

4. Font mudah dibaca

Saat ini sudah ada berbagai font yang bisa jadi pilihan untuk pembuatan curriculum vitae Anda. Meski demikian, usahakan untuk memilih jenis font yang mudah untuk dibaca. Beberapa pilihan font yang direkomendasikan diantaranya adalah Times New Roman, Aria. Proxima Nova dan Roboto. Font tersebut memiliki gambaran huruf yang jelas dan tegas sehingga cocok untuk digunakan saat membuat daftar riwayat hidup.

5. Hindari typo

Meski terkesan sepele, tapi jangan sampai ada typo di dalam daftar riwayat hidup yang Anda buat. Hal ini demi mengesankan profesionalisme dan ketelitian Anda dalam segala hal. Jika memang ada typo, maka lebih baik ganti. Meski terkesan kesalahan kecil, tapi memberikan pengaruh besar pada penilaian Anda nantinya oleh HRD.

Berdasarkan informasi dari HRD perusahaan ternama, berikut ini beberapa dokumen lamaran yang wajib Anda lengkapi saat melamar pekerjaan di perusahaan, diantaranya:

  1. Fotokopi KTP atau SIM
  2. Pas foto ukuran 3 x 4
  3. Asli surat lamaran kerja baik tulis tangan atau ketikan yang telah diberi materai Rp 6.000 dan ditandatangani
  4. Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae
  5. Fotokopi ijazah dan nilai
  6. Fotokopi SKCK yang sudah dilegalisir
  7. Fotokopi surat keterangan sehat dari dokter yang sudah dilegalisir
  8. Fotokopi surat pengalaman kerja dari perusahaan sebelumnya (jika ada)
  9. Asli surat rekomendasi keluarah jika perusahaan lokasinya di daerah sekitar Anda.

Perlu diketahui jika hal yang sangat mempengaruhi Anda untuk dipanggil perusahaan untuk ikut tes adalah dari kelengkapan berkas lamaran keseluruhannya. Beberapa perusahaan juga menerapkan syarat khusus tersendiri sehingga jika ada lowongan, maka wajib diperhatikan benar dokumen apa saja yang dibutuhkan. Jika semua sudah disiapkan, maka pastikan curriculum vitae dan semua berkasnya dimasukkan ke amplop coklat dengan tali penutup besar. Hindari penggunaan map karena bisa memudahkan terbuka dan tercecer dokumen di dalamnya.